Bagaimana Tahapan Membersihkan Telinga Yang Betul

Halo sobat, apakah kamu sedang mencari informasi tentang Bagaimana Tahapan Membersihkan Telinga Yang Betul ? nah, sekiranya artikel ini memang cocok untuk kamu yang sedang mencari. Semoga artikel ini berguna dan menjadi solusi untuk kamu.

Bagaimana Tahapan Membersihkan Telinga Yang Betul

Kotoran telinga adalah zat alami yang membantu melindungi telinga dan liang telinga. Kadang-kadang kotoran telinga itu menumpuk sehingga menyebabkan masalah atau ketidaknyamanan pada pendengaran. Kotoran telinga dapat dibersihkan, tetapi berhati-hatilah jangan sampai merusak bagian-bagian sensitif telinga ketika mengerjakannya. berikut ini adalah caranya:

Metode 1

1. Yakinkan kamu tidak mempunyai infeksi telinga sebelum mulai membersihkannya. Jika kamu mempunyai infeksi telinga, maka membersihkan kotoran telinga yang menumpuk dapat mengakibatkan gendang telinga robek, (ironisnya, kotoran telinga sebenarnya melindungi telinga dari infeksi). Jangan lakukan metode apapun, khususnya pembersihan kotoran telinga, kalau kamu:
– Mempunyai masalah dengan pembersihan telinga sebelumnya.
– Mempunyai permasalahan gendang telinga robek tahun sebelumnya.
– Pernah keluarnya cairan dari telinga

2. Kalau ragu, kunjungilah dokter. Membersihkan atau menyingkirkan kotoran telinga dari lubang telinga kelihatannya terdengar berisiko, namun tindakan ini kemungkinan menjadi buruk bila kamu tidak tahu apa yang kamu lakukan. Kalau telinga anda sakit, jangan mengambil bahaya. sebaliknya, kunjungilah dokter dan berkonsultasilah tentang prosedur-prosedur berikut.

Metode 2

1. Gunakan tetes telinga

Tetes telinga dapat membantu untuk melunakkan earwax sehingga earwax dapat muncul dengan sendirinya. Beberapa jenis tetes telinga di antaranya hidrogen peroksida atau sodium bikarbonat. Obat tetes telinga dapat kamu temukan di apotek. Tapi, jenis tetes telinga ini biasanya membuat kulit di bagian saluran telinga menjadi kering. Anda dapat meminta nasihat terlebih dahulu sama dokter jika anda memutuskan untuk memanfaatkan tetes telinga, Karena penggunannya dapat bereaksi negatif terhadap mereka yang memiliki kulit sensitif atau memiliki kelainan pada telinga.

2. Lembapkan bagian dalam telinga kamu

Penumpukan earwax dapat terjadi karena bagian dalam telinga yang terlalu kering. Kalau ini salah satu persoalan kamu, anda dapat melembapkan bagian dalam telinga dengan menggunakan olive oil atau baby oil. Kamu dapat meneteskan beberapa tetes minyak ini ke telinga anda yang bermasalah dan tunggu kira-kira selama 5 menit. Pemakaian olive oil jarang membuat alergi atau iritasi, tetapi membutuhkan waktu lambat untuk earwax yang mengeras menjadi lembek terus keluar dengan sendirinya. Kamu sekiranya harus mengulangi treatment ini beberapa kali secara teratur untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Metode 3 menggunakan baby oil atau mineral oil.

1. Aplikasikan baby oil atau mineral oil langsung ke telinga. isilah medicine dropper (wadah untuk larutan obat) sama beberapa tetes baby oil atau mineral oil.
2. Miringkan telinga yang terdapat tumpukan kotoran ke arah atas. kepala anda harus dimiringkan menyamping. Lakukan ini sambil duduk agar lebih memudahkan pengaplikasian larutan.
3. Peraslah dua – 5 tetes minyak ke dalam telinga.
4. tempatkan bola kapas ke dalam telinga agar minyak tidak menetes keluar lagi. biarkan minyak itu selama beberapa menit.
5. Ambil bola kapas itu. miringkan kepala dan biarkan minyak itu keluar dari telinga.
6. Gunakan saline spray (larutan garam untuk membantu melembapkan rongga hidung yang kering atau teriritasi) atau air garam pada suhu ruangan untuk mengeluarkan kotoran telinga.
– Cara ini dapat digunakan dua minggu sekali untuk membantu membersihkan bolongan telinga dan mengeluarkan kotoran telinga yang menumpuk, meskipun kotoran telinga secara alami bersifat protektif. Sehingga tak ada alasan untuk membersihkan telinga memanfaatkan larutan ini setiap hari.

Itulah Bagaimana Tahapan Membersihkan Telinga Yang Betul semoga bisa bermanfaat untuk Anda. Terimakasih sudah mampir di blog sederhana kami.

Recommended For You

About the Author: ceriaku

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *